Nola AB Three Belajar Bela Diri

INILAH.COM, Jakarta – Gara-gara pernah mendapatkan pengalaman tidak mengenakkan saat berkendara mobil, Nola AB Three memutuskan belajar ilmu bela diri. Kini setiap hari dia latihan meninju dan menendang samsak.

Pengalaman mendapat perlakuan kasar dua pria tak dikenal saat mengendarai mobil setahun lalu, ternyata berbekas di benak perempuan bernama lengkap Riafinola Ifanisari itu.

“Dia menyerempet mobil saya. Tahu mereka yang salah, aku turun dong. Eh, bukannya minta maaf, malah dia yang lebih galak,” katanya

saat ditemui di sela peluncuran Entry Indonesia Directory Book, di Pisa Cafe, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (20/6).

Pengalaman itu yang akhirnya memacu Nola menekuni salah satu olahraga keras. “Jujur saja, tadinya aku enggak begitu suka dengan

olahraga. Jangankan latihan beladiri, senam saja malasnya minta ampun,” ungkap Nola yang ikutan berperan dalam pembuatan directory di dunia hiburan itu.

Menurut istri Baldy Mulyaputra, sudah lebih sebulan ini ia getol menekuni olahraga beladiri Muay Thai. “Awalnya cuman iseng-iseng karena diajakin teman. Aku latihan bareng, Arzeti Bilbina, Fla Tofu sama Cynthia (Lamusu),” ujar Nola.

Sebulan berlatih, Nola pun mengaku sudah merasakan hasilnya. “Lumayanlah sudah bisa ninju dan tendang-tendang. Aku merasa olahraga beladiri seperti ini penting banget buat perempuan, apalagi kondisinya sudah kayak begini. Banyak terjadi tindak kejahatan.”

“Namun, aku sih prinsipnya, kalau orang nyoba kasar ke kita, ya jangan mau kalah. Dia kasar kita juga bisa kasar dong,” tegasnya.

Ditanya apakah suaminya juga ikut berlatih? Dengan bisik-bisik, Nola pun berujar. “Sebenarnya dia kasih izinnya setengah hati. Dia sih nggak begitu sreg aku ikut latihan. Tapi sekarang aku rayu-rayu biar dia juga mau ikut latihan,” ungkap Nola seraya menyebutkan setelah ikut latihan badannya melorot 3 kg.

Toh, katanya, konsekuensinya, kaki dan tangannya sempat biru-biru karena latihan menendang dan meninju samsak.

“Awalnya, mungkin karena tidak terbiasa jadi biru-biru seperti lembam begitu. Tapi, lama kelamaan sudah biasa, sekarang sudah nggak lagi.” ungkap ibu dua anak yang berencana menambah dua anak lagi seperti permintaan sang suami. [L1]


Surat dari mas pung (dari milis MP)

Salam Perguruan,

Pada malam ini kami keluarga, Mas Pung selaku Guru Besar / Pewaris dan saya selaku pewaris telah berdiskusi panjang lebar di kediaman mas Pung mengenai perkembangan yang ada di tubuh perguruan kita PPS Merpati Putih. Adapun yang telah kami diskusikan tertulis di surat Mas Pung selaku Guru Besar / Pewaris di bawah ini.

Salam Perguruan,

Mengingat situasi dan kondisi perguruan baik dari sisi manajemen maupun keilmuan di nilai statis sampai dengan sekarang, bahkan cenderung menurun maka dengan ini Saya selaku Guru Besar / Pewaris menganggap perlu diadakan bahasan keilmuan secara mendetail. Sehingga dalam hal ini diharapkan akan mengangkat kembali pamor perguruan.

Untuk itu diwajibkan seluruh diklat Cabang / Pengda beserta Ketua Cabang di wajibkan hadir di :

Acara : Pramunas

Tanggal : 21 Agustus 2008

Waktu : 10.00 BBWI

Tempat : Padepokan Merpati Putih Parangkusumo.

Melalui email putra saya Hemi ini diharapkan sudah merupakan undangan resmi dari saya.

Terima Kasih,
Poerwoto Hadipoernomo

Kejurnas Sirkuit Pencak Silat Digelar Usai PON

JAKARTA (Suara Karya): Kejuaraan nasional Sirkuit Pencak Silat bakal digelar usai Pekan Olahraga Nasional (PON) di Kaltim. Kejuaraan yang mempertemukan pesilat-pesilat dari seluruh Indonesia itu mulur dari jadwal biasanya lantaran saat ini daerah-daerah sedang berkonsentrasi ke PON.

“Dengan adanya PON, tentu daerah-daerah sedang berfokus mempersiapkan atlet mereka di PON nanti. Karena itu, Sirkuit Pencak Silat yang grand final-nya biasa digelar bulan Juli dan Agustus mulur dan kemungkinan baru akan dimulai sekitar Februari 2009 mendatang,” ujar Sekretaris Umum Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Indonesia (PB IPSI), Erizal Chaniago, di Jakarta, kemarin.

Meski grand final digelar sekitar bulan Februari 2009, usai PON, antara akhir Juli dan awal Agustus 2008, diharapkan Sirkuit Pencak Silat untuk wilayah satu sudah bisa berjalan. Wilayah satu terdiri dari Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Kepulauan Riau, Jambi, dan Bengkulu.

Sebelum mencapai babak grand final di Jakarta, Sirkuit Pencak Silat digelar di lima wilayah seluruh Indonesia yang masing-masing terdiri dari 6 atau 7 wilayah. “Setelah digelar di daerah yang dibagi ke dalam lima wilayah itu, para pemenang di setiap daerah akan diadu di grand final. Juara dari Sirkuit Pencak Silat ini diproyeksikan bisa ikut seleksi untuk tim SEA Games 2009 mendatang,” ujar Erizal.

Menurut pria asal Sumatera Barat ini, seleksi tim SEA Games 2009 yang akan mempertemukan juara PON, juara Sirkuit Pencak Silat, serta para juara kejurnas lainnya kemungkinan akan digelar pada Maret 2009.

Selain mempersiapkan tim SEA Games 2009, PB IPSI saat ini juga tengah melakukan pelatnas untuk menghadapi Asian Beach Games di Bali yang akan digelar bulan Oktober 2007. Adapun kelas yang akan dipertandingkan di Asian Beach Games adalah kelas A putra, H putra, A putri, D putri. Sedangkan untuk kategori seni, akan dipertandingkan tunggal putra, tunggal putri, ganda putra, dan ganda putri.

“Target kita dalam Asian Beach Games nanti adalah juara umum. Minimal dari 8 medali yang diperebutkan, kita meraih 4 emas,” ujar Erizal. (Syamsudin W)

PON XVI, Jatim Bertekad Ulang Sukses Pencak Silat

Kapanlagi.com – Tim pencak silat Jawa Timur bertekad mengulang sukses yang diraih pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XVI tahun 2004, dengan merebut juara umum pada cabang olahraga tersebut di PON XVII/2008 di Kalimantan Timur.

Pelatih Tim Pencak Silat Jatim, Karyono kepada wartawan di Surabaya, Senin, mengatakan, pada PON empat tahun lalu, Jatim berhasil merebut juara umum dengan mendulang lima medali emas, lima perak dan lima perunggu.

“Sukses PON 2004 menjadi spirit bagi anak-anak untuk kembali berprestasi pada PON Kaltim, dan kami optimistis itu bisa dicapai”, katanya usai pelepasan tim pencak silat Jatim.

Karyono mengungkapkan, pada PON 2008 ini, tim pencak silat Jatim yang berkekuatan 12 atlet (sembilan putra dan tiga putri), ditargetkan mampu merebut minimal empat medali emas dari 22 keping yang diperebutkan. Atlet Jatim akan turun pada delapan nomor putra dan dua nomor putri.

Sebelumnya, target medali emas hanya tiga keping, tapi KONI Jatim menambah satu lagi, karena jumlah nomor yang dipertandingkan cukup banyak. Apalagi pada kejurnas prakualifikasi PON 2007 lalu, pesilat Jatim mampu meraih tujuh medali emas.

“Saat PON 2004 lalu, target kami juga hanya tiga emas tapi anak-anak mampu melebihi target dengan menyumbang lima emas. Kali ini, kami berharap anak-anak bisa melakukan hal yang sama”, katanya.

Dari 12 pesilat yang diterjunkan, tiga di antaranya merupakan atlet peraih emas pada PON 2004, yakni Hamdani, Yusuf Effendi dan Hariyono dari nomor tunggal ganda regu (TGR).

Dibanding empat tahun silam, lanjut Karyono, peta persaingan cabor pencak silat pada PON 2008 ini jauh lebih ketat. Kekuatan pesilat daerah lain, seperti DKI Jakarta, Jabar, Banten, Bali, Sulsel, Sulut, dan Sumsel juga cukup merata.

Sementara itu, Ketua Umum Pengprov Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Jatim, Dr Soekarwo pada acara pelepasan itu, mengingatkan atlet dan ofisial Jatim untuk mewaspadai faktor nonteknis yang bisa menghambat peluang mendapatkan medali emas.

“Kalau soal teknis, saya kira persiapan anak-anak tidak perlu diragukan. Justru yang dikuatirkan masalah nonteknis”, katanya menambahkan.

Menurut Soekarwo, IPSI Jatim sudah berupaya melakukan pendekatan dengan PB IPSI dan PB PON, agar pertandingan cabor tidak terukur ini bisa berjalan “fair play” dan sportif.

“Masalah undian atlet, wasit dan lainnya, menjadi perhatian Jatim. Kami berharap, semuanya berjalan sportif dan tidak ada daerah yang dirugikan”, kata pria yang karib dipanggil Pakde ini.

Pada kesempatan itu, Soekarwo juga menjanjikan bonus khusus bagi pesilat Jatim yang mampu merebut medali emas, perak maupun perunggu. Namun, mantan Sekdaprov Jatim ini tidak bersedia menyebutkan nilainya.

“Atlet tidak usah mikir itu, konsentrasi saja pada pertandingan dan rebut medali sebanyak-banyaknya. Soal bonus, pasti saya disiapkan”, katanya menegaskan. (kpl/rit)

Jadwal pertandingan SILAT PON KALTIM 2008

Download jadwal pertandingan silat pon kaltim,kelas yg dipertandingkan putera dan puteri,medali yg diperebutkan serta peraturan-peraturan lainnya

KLIK DISINI

Silat PON Aceh Target Emas

(BANDA ACEH) – Pengda IPSI Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) memasang target satu medali emas dari dua atlet putra asal “Tanah Rencong” itu yang berlaga di pentas PON XVII/2008 di Kaltim, mulai 5 Juli mendatang.

“Saya berharap mareka tampil secara optimal dengan semangat juang tinggi untuk memenuhi target meraih satu medali emas,” kata Ketua Pengda IPSI NAD H. Sayed Fuad Zakaria pada acara pelepasan kedua atletnya di Banda Aceh, Kamis (3/7).

Kedua pesilat Aceh yang di-harapkan mampu mengharumkan nama daerah ini di pentas PON XVII tersebut masing-masing Budi Wibowo kelas D (60-65 kg) dan Mazwar yang turun di kelas B (50-55 kg).

“Saya berharap, acara pelepasan secara adat ini mampu bangkitkan motivasi untuk tampil secara all-out dalam membela panji-panji daerah dan masyarakat Aceh dalam dunia olahraga,” kata Sayed.

Pada PON XVII di Kaltim, Aceh mengikuti 21 cabang olahraga (Cabor) dengan menyertakan 105 atlet putra-putri ditargetkan menyabet tujuh medali emas dari tujuh cabang olahraga andalan, termasuk salah satunya pencak silat.

Ketua Bidang Pembinaan prestasi Pengda IPSI NAD M. Yunan menyebutkan target satu medali emas dari dua orang atlet merupakan beban berat yang harus diwujudkan melalui perjuangan keras dan berat dalam upaya mempertahankan tradisi emas di pentas PON XVII Kaltim.

“Sebagai salah satu cabang olahraga andalan, pesilat Aceh harus berjuang secara optimal agar tidak memalukan daerah. Mereka harus membuktikan bahwa konflik dan tsunami bukan alasan dalam meraih prestasi,” katanya.

Yunan mengakui, akhir-akhir prestasi pesilat asal “Tanah Rencong” itu sedikit menurun dibandingkan sebelumnya. Kenyataan itu terlihat dari jumlah atlet yang berhasil meraih tiket ke PON.(ann)

Pengertian Seni Beladiri

Seni bela diri merupakan satu kesenian yang timbul sebagai satu cara seseorang itu mempertahankan diri. Seni bela diri telah lama wujud dan pada mulanya ia berkembang di medan pertempuran sebelum secara perlahan-lahan apabila peperangan telah berkurangan dan penggunaan senjata moden mula digunakan secara berleluasa, seni bela diri mula berkembang dikalangan mereka yang bukannya anggota tentera tetapi merupakan orang awam.

Boleh dikatakan seni bela diri terdapat di merata-merata di dunia ini dan hampir setiap negara mempunyai seni bela diri yang berkembang samaada secara tempatan atau diubah suai daripada seni bela diri luar yang meresap masuk. Sebagai contoh seni silat adalah seni bela diri yang berkembang di negara ASEAN dan terdapat di Malaysia, Indonesia, Thailand, dan Brunei.

Bagaimanapun kemudahan perhubungan dan komunikasi yang adapada masa ini memudahkan perkembangan idea dan seni bela diri tidak lagi terhad di tanah asalnya tetapi telah berkembang keseluruh dunia.

Seni bela diri juga terbahagi kepada beberapa jenis daripada seni tempur bersenjata tajam, senjata tidak tajam seperti kayu, dan seni tempur tangan kosong. Di antara jenis-jenis seni bela diri yang ada adalah seperti berikut:

1. Aikido
2. Capoeira
3. Gulat
4. Hapkido
5. Jiu Jitsu
6. Jogo do pau
7. Judo
8. Kalaripayat
9. Karate
10. Kendo
11. Kung fu
12. Silambam
13. Silat
14. Taekwondo
15. Taido
16. Tomoi
17. Wing Tsun
18. Wun-hup-kuen-do
19. Wushu

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.